Sesaat Fajar tersibak
Ada setitik embun menetes lembut
Membasahi hati yang gersang
Di kala dunia tak lagi menyapa...
Layaknya bidadari yang menanti disana
Duduk mengulas senyum pesona
Padamu yang bersujud...
ada sungai yang mengalir di bawahnya
Panorama yang sedap dipandang mata
Nikmat Tuhan Manakah
yang kamu dustakan..?
Semilir angin menyapu dedaunan,
menyibak mutiara yang terkubur
dalam indahnya Samudera hati
Menutupi siangnya dengan malam
yang penuh gemintang...
Masihkah kau dustakan nikmat Tuhan..?
Semesta pun bertasbih..
Karena Allah Mencintaimu...
Gejolak yang membuncah memenuhi dada ini…
Bersama asa yang rindu mendalam…
Dari hamba yang berlumur dosa dan kealpaan…
Berharap dapat bersua dengan-Mu…
Wahai Rabbul`alamiin…
Dengan taubat ku berharap…
Kuatkan jiwa ini mendatanginya…
Kokohkan langkah kaki ini menempuhnya…
Azzamkan niat ini dalam mencapainya…
Ikhlaskan hati ini menjalaninya…
Aku rindu…aku rindu…aku rindu…
Rindu berjumpa dengan-Mu dalam SYAHADAH…
Rindu bersua dengan-Mu dalam IMAN…
Rindu bersama-Mu dalam TAUHID…
Rindu indahnya hidup dalam naungan ridha-Mu…
Syari`at ISLAM…Daulah ISLAM…Khilafah ISLAM
Duhai Alloh yang tiada sekutu bagi-Mu…
Hantarkanlah kerinduanku ini…
Mudahkanlah…
Lapangkanlah…
Tuk raih cita-cita…
KEMULIAAN HIDUP DALAM ISLAM, ATAU
KESYAHIDAN DALAM PERJUANGAN
Aku berharap termasuk yang Kau hantarkan….
Ridhai dan kabulkanlah…
Aamiin ya Alloh,.. ya
Rabbal`alaamiin…